Wali Kota Medan Buka Lomba Bermazmur
06 Desember 2022 - 20:25:29 WIB | Dibaca: 3269x
Medan (SIOGE) Wali Kota Medan Bobby Nasution membuka Lomba Bermazmur di Chatolic Center Jalan Mataram Medan, Jumat (2/12) malam. Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Di samping itu event yang mengusung tema "Bermazmurlah Bagi Tuhan" ini, juga sebagai bentuk refleksi atas semua yang dialami di sepanjang tahun 2022, sehingga di tahun 2023 akan menjadi lebih baik lagi serta dapat memberikan manfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar.
Lomba Bermazmur yang umumnya didominasi pelajar SMA dan mahasiswa, menantu Presiden Joko Widodo ini mengungkapkan, masih banyak anak muda yang usianya masih belasan tahun ikut tawuran sehingga melakukan tindak kekerasan dan menyebabkan jatuhnya korban.
Oleh karenanya orang nomor satu di Pemko Medan ini dalam acara yang digelar Dinas Kebudayaan Kota Medan dan Ikatan Keluarga Khatolik Pemko Medan berharap agar mereka dapat mengajak teman sebanyak-banyaknya untuk mengikuti kegiatan di gereja yang tentunya lebih bermanfaat ke depannya..
"Semakin banyak anak muda yang masuk rumah ibadah, tentunya akan membuat Indonesia semakin lebih baik. Oleh karenanya saya mengapresiasi digelarnya Lomba Bermazmur ini. Semoga adik-adik yang ada di tempat ini bisa menggantikan saya sebagai Wali Kota ke depannya," kata Bobby Nasution langsung disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir.
Di hadapan Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Pastor Vikaris Episcopal Kota Medan Pastor Beno Ola Tala, tokoh umat Khatolik Kota Medan Ramses Simbolon, Kadis Kebudayaan OK Zulfi, Kadis Damkar Albon Sidauruk dan Kadis PPKB Suryadi Panjaitan, Bobby Nasution selanjutnya menyampaikan program UHC yang telah diterapkan di Kota Medan mulai 1 Desember 2022.
Dikatakannya, program UHC dapat dilakukan setelah dari sekitar 2,5 juta penduduk Kota Medan 96% diantaranya sudah tercover BPJS Kesehatan baik melalui Mandiri, dibayarkan Pemerintah Pusat maupun Pemko Medan. Artinya, sekitar 4% lagi warga yang belum tercover BPJS Kesehatan.
Dengan program UHC ini, jelas Bobby Nasution, 4% warga yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan tersebut dapat berobat ke rumah sakit yang telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan hanya menggunakan KTP. Begitu juga dengan yang tertunggak iurannya, tetap dapat berobat dirumah sakit.
"Tunggakannya tetap menjadi tanggung jawab yang bersangkutan. Untuk itu saya mengajak peserta BPJS Mandiri baik yang dibayar sendiri maupun perusahaan agar tetap membayar BPJS Kesehatan. Jangan sampai tidak membayar agar warga yang kurang mampu dapat terbantu," harapnya.
Sebelumnya Bobby Nasution mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Peninjauan kami bersama Bapak Dandim 0201/Medan dan BWS Sumatera II menggunakan helikopter dari hulu sungai di Deliserdang sampai hilir di Belawan, kondisi sungai sangat memprihatinkan. Setiap aliran sungai berdekatan dengan permukiman warga ada tumpukan sampah, ungkapnya.
Bobby Nasution berharap kebersihan lingkungan harus dijaga guna meminimalisir terjadinya banjir. "Medan Ini rumah kita, mari kita jaga kebersihannya dengan tidak membuang sampah sembarangan," pesannya.(Dinas Kominfo/Bahren)












